Crown Football Betting Network_Number of Texas Hold'em Poker_Sports Betting Network_Indonesian board games_Baccarat betting skills

  • 时间:
  • 浏览:0

JRanking of Asian Bookmakersanji Ranking of Asian Bookmakersmau membanRanking of Asian Bookmakersgun rumaRanking of Asian Bookmakersh bersama, membangun keluarga berdua sudah makin usang rasanya. Sekarang kerja keras lebih membuaRanking of Asian Bookmakerstmu percaya.

Yeah. Masalah jelas tetap ada. Di beberapa momen salah paham tetap terjadi. Kalian menyalahkan, berdebat, membuat salah satu menangis, sampai saling mendiamkan beberapa hari.

Ah, tapi sekarang kalian sudah makin dewasa. Sudah kehabisan tenaga untuk drama-drama ala anak remaja. Setelah emosi mereda kalian cukup saling bertukar pandangan mata. Kemudian semua bisa kembali seperti biasa.

Di awal 20-an dulu pertengkaran macam ini harus melalui sebuah prosesi. Gengsi-gengsian dulu, menunggu salah satu minta maaf, menangis manja, baru semua kembali berjalan normal.

Sebelum 25 ada pakta tidak tertulis bahwa membahas masa lalu dan mantan itu haram hukumnya. Komunikasi yang wajar dengan mantan yang kini sudah jadi teman lebih baik dilakukan di balik punggung saja. Daripada runyam dan perang dunia ‘kan?

Jika diingat lagi memang menggelikan. Dulu kamu selalu berharap diprioritaskan. Diberi kejutan. Dinomorsatukan. Seakan mencintaimu harus membuatnya kehilangan to do lists lain yang tak kalah penting di hidupnya. Cuma boleh ada kamu saja.

Di usia belasan dulu bukti cinta itu se-klise memberikan hadiah yang sudah dia idam-idamkan di momen spesialnya. Menghadiahinya gundam, atau malah memberinya voucher perawatan. Di usia 25 cinta berubah haluan ke arah yang lebih penuh perjuangan.

Sekarang kalian sudah bisa berdamai dan saling menerima lengkap dengan masa lalunya. Sepahit apapun, seperih apapun, masa lalu itu membentuk kalian berdua. Kini kalian lebih memilih merayakannya.

Barangkali memang butuh seperempat abad untuk mengerti bahwa cinta bukan cuma soal menggandeng tangannya setiap hari. Ada beberapa perasaan yang memang perlu dilepaskan. Sekarang kamu tahu bagaimana kombinasi paling pas dari cinta dan mengikhlaskan.

“Jangan mencintai berlebihan. Karena cinta adalah yang tersisa setelah debar hilang.”

Cinta bukan lagi sebuah stupa besar. Malah mozaik-mozaik kecil yang menghangatkan hati.

Kalau definisi seru adalah berdebar setiap kali dia menjemput, maka kamu akan menggelengkan kepala. Definisi serumu juga bukan dibahagiakan dengan cara-cara manis khas anak muda. Bahkan semua kebiasaan (dan sifat menjengkelkannya) sudah kamu hapal di luar kepala.

Hubungan di awal 20-an biasanya didominasi oleh perasaan ingin ditemani. Sekadar punya teman makan atau teman nonton sudah membuat kita senang. Ada perasaan tenang karena sekarang tidak lagi sendirian. Perasaan macam ini jelas tidak salah. Namun biasanya selepas mencapai titik 25 tahun perasaan akan berubah.

“Sayang, maaf ya gajiku bulan ini habis buat bayar DP keramik hehe. Hadiah ulang tahunnya aku doain aja ya?”

Sekarang, setelah melewati 25 kamu baru sadar kalau cinta itu seperti lirik lagu The End dari The Beatles:

Cinta adalah dia yang rela begadang sampai jam 2 pagi tiap hari demi punya penghasilan tambahan dari pekerjaan freelance. Kalian harus membayar DP gedung resepsi sebentar lagi. Cinta adalah chat singkat, “Jangan lupa minum air putih.” yang dia kirimkan di tengah meeting dengan direksi.

Kali ini cinta bukan lagi soal kejutan. Bukan juga berbagi sentuhan. Cinta selepas 25 itu seperti mercusuar. Dia terus berpendar. Walau sudah menemukan titik yang nyaman.

Jika ini dia lakukan 5 tahun lalu dijamin kamu sudah merengut lama. Kini berbeda. Hadiah doanya membuatmu sadar kalau dia memang cinta.

Kalian sempat kekanakan dan enggan bertukar cerita soal pintu yang sudah dilalui sebelumnya. Soal orang yang dulu pernah mendampingi dan membuat jatuh cinta, lalu meninggalkan luka. Baru setelah 25 kotak pandora ini kembali mau dibuka.

Hubungan yang bertahan sampai ke 25-an biasanya tidak main-main lagi. Ada mimpi dan visi yang sama yang membuat kalian terus bersama sampai titik ini. Dan di usia yang sudah tidak waktunya hore-hore lagi kalian paham betul kalau perjuangan berdua baru diawali.

Kenapa kamu bertahan? Hubungannya masih seru?

Konon cinta akan berubah setelah kita makin dewasa. Selepas masuk usia 25, contohnya. Di usia ini romantisme tak lagi terasa berlebihan dan mencapai titik ternyamannya. Penasaran bagaimana cinta berubah selepas 25? Apa hubungannya dengan mencintai sekadarnya saja? Di sini Hipwee akan berusaha menjawabnya