Harga 「Lottery website」Telur Ayam Anjlok, Ini Penjelasannya dari Profesor IPB

  • 时间:
  • 浏览:0

MLottery websitelottery websiteelihLottery websiteLottery websiteat fenomena ini, Pakar Peternakan IPB, Profesor Niken Ulupi menyebut telah terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand telur ayam.

Dosen IPB dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan ini menjelaskan, ketidakseimbangan antara supply dan demand dapat disebabkan oleh banyaknya usaha baru di sektor peternakan ayam ras petelur.

Baca juga: Profesor IPB: Umbi Garut Bisa Pulihkan Diare dan Asam Lambung

Harga telur di beberapa daerah di Indonesia, seperti Blitar mencapai Rp 13.000 per kilogram (kg).

Dia menyebut, dibangunnya closed house ayam petelur komersil dan perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat turut berkontribusi dalam penurunan permintaan telur secara besar.

Apabila ini tidak segera diatasi, kata dia, maka ke depannya masyarakat akan mengalami krisis pangan, khususnya telur ayam sebagai pangan bergizi tinggi sumber protein hewani.

Harga ini sangat jauh dibandingkan dengan harga telur di Bogor atau Jakarta yang masih berada pada kisaran Rp 22.000 per kg.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Pengaruh buruk akibat harga telur yang anjlok adalah beberapa peternak rakyat atau peternak mandiri mulai menutup usahanya," ucap dia melansir laman IPB, Senin (20/9/2021).

Namun, peternak dituntut lebih berkonsentrasi dan memastikan pangsa pasar yang menjadi tujuan usahanya sebelum memulai usaha tersebut.

Niken menyarankan kepada seluruh pelaku usaha di bidang produksi ayam petelur komersial, sebaiknya tidak hanya memahami teknik budi daya.

KOMPAS.com - Belakangan ini, harga telur ayam terjun bebas yang berdampak pada kerugian bagi peternak.

Baca juga: Guru Besar Unpad: Praktik Kartel Dalang Utama Kenaikan Harga di Pasar