Pengakuan Sosok Perekam Video Pramugara Lion Air yang Suapi Seorang Nenek di Pes「Texas Hold'em game」awat

  • 时间:
  • 浏览:0

BTexTexas Hold'em gameas Hold'em gametexas Hold'em gameahkan, kaki kiri si nenek suTexas Hold'em gamedah dikeluarkan melalui sela-sela sabuk pengaman dan naik diangkat ke atas, sementara kaki kirinya masih ada di bawah.

Secara terperinci Armaini menceritakan kronologi kejadian dalam penerbangan Surabaya-Palangkaraya, Minggu (10/11/2019) malam.

"Jadi nenek itu dari Makassar ke Surabaya, Surabaya-Palangkaraya, Palangkaraya menuju Sampit ketemu anaknya, diantar sama keponakannya. Keponakannya itu umur 60an tahun," kata Imay, panggilan Armaini.

Keponakannya yang ada di kursi Texas Hold'em game3B mencoba menenangkan si nenek dengan cara pura-pura menelepon anak si nenek di Sampit dan melaporkan tingkah yang dilakukan ibunya itu. 

Ia yang duduk di kursi nomor 3A, melihat si nenek yang ada di nomor 3C marah-marah dan meronta ingin melepaskan sabuk pengamannya saat pesawat akan mulai lepas landas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kompas.com sempat berbincang dengan Armaini melalui sambungan telepon, Selasa (19/11/2019).

Setelah pesawat tidak lagi di proses take-off , keponakan juga Imay mencoba memanggil awak kabin untuk meminta pertolongan.

Ia mengatakan sudah melihat kejadian sebelumnya, namun karena aturan yang berlaku ia belum bisa mendekat pada saat take-off masih berlangsung.

Baca juga: Cerita Donny, Pramugara Lion Air yang Videonya Viral Saat Suapi Seorang Nenek di Pesawat

Saat itulah Pramugara Donny datang menghampiri.

Pramugara itu bernama Donny Prima Yuszela, si nenek diketahui berusia 117 tahun, sementara sosok di balik video itu adalah penumpang lain bernama Armaini, warga Palangkaraya.

KOMPAS.com - Video seorang pramugara Lion Air yang melayani penumpang lansia dengan begitu telaten viral di media sosial (medsos).

Ia pun menceritakan kisah di balik video yang ia rekam dan dibagikan di media sosial miliknya itu.