A「bodog」S Kembalikan Tablet Epos Gilgames Berusia 3.500 Tahun ke Irak, Apa Isinya?

  • 时间:
  • 浏览:0

Tbodogablet bernilai 1,7 juta dollar Abodogs atau sekitar Rp 24,2 bodogbodogmiliar tersebut bernama Tablet Mimpi Gilgames dan berukirkan penggalan dari Epos Gilgames, salah satu teks religi tertua di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dilansir dari Live Science, Kamis (23/9/2021); Tablet Mimpi Gilgames telah berpindah tangan beberapa kali sejak dicuri dari museum Irak, tidak lama setelah dimulainya Perang Teluk I pada Agustus 1990.

"Restitusi yang luar biasa ini merupakan kemenangan besar atas mereka yang merusak warisan dan kemudian memperdagangkannya untuk membiayai kekerasan dan terorisme," imbuhnya lagi.

KOMPAS.com - Setelah 30 tahun dicuri dari tempat asalnya, sebuah tablet berusia 3.500 tahun akhirnya dikembalikan ke Irak oleh Amerika Serikat.

Namun sebelum sempat dipamerkan, Kementerian Kehakiman Amerika Serikat menyita Tablet Mimpi Gilgames pada 2019 bersama dengan ribuan artefak selundupan lainnya. Hobby Lobby juga diharuskan membayar denda sebanyak 3 juta dollar AS atau Rp 42,8 miliar.

Pemilik Hobby Lobby, Steve Green, berencana untuk memamerkan tablet itu di museumnya yang bernama Museum of the Bible.

Menanggapi pengembalian yang luar biasa ini, Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay mengungkapkan apresiasinya.

Kini, 30 tahun sejak dicuri, tablet ini dikembalikan kepada Irak bersama dengan 17.000 artefak penting lainnya yang dicuri dan diselundupkan sejak dimulainya Invasi Irak 2003.

Baca juga: Tablet Tanah Liat Zaman Babilonia Disebut Membalikkan Sejarah Matematika

Baca juga: Istana Kuno Berhias Mural Ditemukan Terkubur di Waduk Kering Irak

"Dengan mengembalikan objek-objek yang didapat secara ilegal ini, otoritas di Amerika Serikat dan Irak telah membuat masyarakat Irak menjadi terhubung kembali dengan selembar halaman dalam sejarah mereka," ujarnya.

Tablet tersebut masuk ke pasar seni Amerika Serikat secara ilegal pada 2007, dan dibeli oleh perusahaan swasta Hobby Lobby dalam sebuah lelang pada 2014.