The only way to win baccarat_Baccarat odds_Texas Hold'em Online_Download_online roulette

  • 时间:
  • 浏览:0

KareNuNumber of Texas Hold'em Pokermber of TexaNumber of Texas Hold'em Pokers Hold'em Pokerna belum pernah pacaran bukan berartNumber of Texas Hold'em Pokeri kamu tak laku. Tapi hal-hal di bawah ini bisa jadi alasan mengapa kamu memilih untuk sendiri dulu.

Pilihan untuk belum mau menjalani dengan seorang cowok bukannya karena kamu tak laku. Mungkin saja kamu cukup lelah hanya dengan melihat hubungan teman-temanmu yang penuh drama. Dikit-dikit marah. Dikit-dikit cemburuan. Dikit-dikit minta maaf karena telat balas pesan atau telat jemput pacar. Pikirmu pasti, “Aduh, baru pacaran aja dramanya ada-ada aja. Gimana besok kalau lebih serius dalam hubungan ya?”

Pacaran bisa diartikan dengan saling mengenal. Saling meluangkan waktu untuk dapat mengenal satu sama lain. Tujuannya, apa lagi kalau bukan melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi?

Pilihan untuk berpacaran memang tergantung masing-masing orang. Begitu pula dengan pilihan untuk menjalani hidup sendiri. Mau cowok ataupun cewek ya sah-sah aja kalau masih ingin sendiri dulu. Terutama untuk kaum cewek seperti dirimu. Bagi mereka yang memilih untuk masih sendiri, di tengah teman-temannya yang udah pada melepas masa lajang, pasti mendapat predikat sebagai cewek yang nggak laku. Hal tersebut juga berlaku bagi cewek yang belum pernah pacaran. Kamu pun juga menjadi bahan incaran untuk disebut sebagai cewek yang nggak laku.

Karena berkomitmen itu butuh kesiapan. Makanya kamu belum mau berpacaran dulu karena masih banyak target-targetmu yang belum kamu capai. Sekolahmu belum lulus atau jenjang karirmu yang belum naik juga. Bagi sebagian orang membagi waktu untuk menjalin hubungan sembari mengejar target memang mudah. Namun bagimu, itu semua tak berlaku. Kamu harus benar-benar fokus untuk bisa mencapai target-targetmu itu. Karenanya itu, kamu memilih untuk tidak menjalin komitmen dulu.

Namun bagimu, belum pernah berpacaran memiliki keistimewaan tersendiri. Makanya kamu memilih hal itu. Kamu belum ingin terikat dengan siapa pun. Kamu belum ingin untuk meluangkan waktumu untuk dia. Kamu masih ingin menikmati waktumu bersama keluarga serta teman-temanmu. Di samping untuk mengejar target-target di dalam kehidupanmu. Bagimu, bersenang-senang dalam status sendiri harus kamu rasakan, sebelum kamu benar-benar mendedikasikan diri sebagai seorang istri nantinya.

Men-judge seseorang sebagai tak laku sebenarnya nggak ada faedahnya sih. Mungkin mereka hanya mencari kesenangan. Tapi tahukah mereka semua bahwa di balik pilihanmu untuk belum mau berpacaran dahulu itu karena trauma? Kamu trauma dengan hubungan orang-orang terdekatmu yang berantakan. Trauma akan hubungan orangtuamu yang berujung dengan perpisahan. Kemudian menyebabkan renggangnya hubungan ayah-ibumu sehingga keluargamu tak lagi utuh seperti yang dulu. Atau kamu trauma dengan hubungan teman-temanmu yang akhirnya kandas, setelah mereka rela berjuang mati-matian demi yang namanya cinta namun harus berakhir juga.

Kadang kamu merasa sebal dan kesal juga saat orang-orang mengatakan bahwa kamu merupakan seseorang yang tak laku mengingat kamu belum pernah sama sekali berpacaran. Menurutmu laku atau tidaknya seseorang tidak bergantung pada pernah atau tidaknya pacaran.

Bukankah jodoh itu sudah ditentukan Yang Maha Kuasa ya?

Di balik itu semua kamu cukup sadar, kalau tanpa usaha jodoh tidak akan datang dengan sendirinya. Makanya untuk sekarang kamu hanya ingin fokus untuk hal-hal yang menjadi prioritasmu dulu. Baru setelahnya kamu ingin belajar untuk membuka hati dan menerima dia yang datang menawarkan rasa cinta. Kalau kamu masih saja diejek sebagai “cewek tak laku” gara-gara belum pernah pacaran? Jawab saja dengan senyuman sambil mengatakan, “Maaf ya, aku bukan barang dagangan. Jadi nggak perlu laku-lakuan.”