Kasu「Betting app」s Covid

  • 时间:
  • 浏览:0

Namun, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di negara dan ibu kota sehingga tidak dapat menghindar dari dampak lonjakan ini.

"Terlihat seperti tidak ada akhir dari krisis ini. Kami kewalahan dengan peningkatan infeksi yang terjadi. Tidak hanya di Delhi, kekurangan staf medis terlatih di RS pemerintah dan swasta terjadi di negara secara umum," kata Dr Anoop Saraya yang bekerja di Alll India Institute of Medical Science Delhi sebagaimana dikutip DW, Sabtu (19/9/2020).

Data hingga hari ini, Senin (21/9/2020), India menempati posisi kedua negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia, dengan 5.Betting app485.612 kasus.

KOMPAS.com - Rumah sakit-rumah sakit di India mengalami kesulitan dengan lonjakan pasien infeksi virus corona yang terus terjadi.

Jumlah total kasus lebih dari 5 juta di India ini telah berlipat ganda dari 2,5 juta kasus hanya dalam satu bulan.

Pada awal Agustus lalu, Delhi berhasil mengendalikan penyebaran pandemi dengan kasus-kasus baru menurun hingga kurang dari 1.000 per hari.

Pasalnya, mulai terjadi kekurangan fasilitas di rumah sakit-rumah sakit milik pemerintah.

Tenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) membawa jenazah seorang warga yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (24/6/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Data dari aplikasi okupansi rumah sakit pemerintah lokal, Delhi Corona, menunjukkan tidak adanya bed ICU dengan ventilator yang tersedia untuk pasien virus corona di 8 dari 11 rumah sakit swasta ternama ibu kota.

Secara total, jumlah kasus Covid-19 yang telah dikonfirmasi di Delhi telah melewati angka 230.000 dengan lebih dari 4.000 kasus baru harian dalam delapan hari terakhir.

Baca juga: Ini Penyebab Kasus Virus Corona di India Melonjak Tajam